• Disclaimer
  • Home
  • Iklan
  • Kode Etik Jurnasitik
  • Kontak
  • Luwu Timur
  • Redaksi
  • VIDEO
Oktober 13, 2026
Info luwu timur
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Luwu Timur
  • Daerah
  • Sulsel
  • Opini
  • Politik
  • Pilkada
No Result
View All Result
Info luwu timur
No Result
View All Result
Home Daerah

Dosen di Makassar Ditangkap, Janji Loloskan Anak Warga Tarakan ke FK

13 Oktober 2026
in Daerah, Sulsel
0
Dosen di Makassar Ditangkap, Janji Loloskan Anak Warga Tarakan ke FK

Seorang dosen perempuan diamankan tim URC Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel karena diduga menipu warga Tarakan Rp550 juta dengan janji meloloskan anak korban ke Fakultas Kedokteran. Foto: Suaracelebes.com

Share on FacebookShare on Twitter

Lutimterkini- Makassar — Seorang dosen perempuan berinisial HS alias Lina, 54 tahun, diamankan aparat kepolisian di Makassar, Sulawesi Selatan. Penangkapan terhadap Lina dilakukan karena ia diduga terlibat kasus penipuan sekaligus penggelapan dana senilai Rp 550 juta. Korban merupakan warga Tarakan, Kalimantan Utara, yang berharap anaknya bisa masuk Fakultas Kedokteran.

Dari informasi yang dihimpun, perempuan itu dibekuk di sebuah tempat kos di Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Sabtu (10/10). Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Polres Tarakan, Polda Kalimantan Utara. Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Wawan Suryadinata, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku yang berprofesi sebagai dosen tersebut.

Wawan menjelaskan, awalnya korban meminta bantuan Lina untuk memasukkan anaknya yang berinisial AN ke Fakultas Kedokteran di salah satu universitas di Makassar. Lina menyanggupi permintaan itu. Namun, anak korban ternyata tidak berhasil lolos seleksi di kampus tersebut. Alih-alih mengakui kegagalan, Lina justru mengarahkan korban untuk mencoba peruntungan di sebuah universitas di Jakarta.

Modus yang dijalankan Lina membuat korban yakin bahwa dirinya mampu menembus seleksi masuk perguruan tinggi favorit. Pelaku berperan seolah-olah sebagai calo yang bisa menjamin kelulusan anak korban. Wawan mengungkapkan bahwa terduga pelaku mengakui mengenal korban yang memang meminta bantuannya untuk memasukkan anak ke Fakultas Kedokteran di Makassar.

Terkait aliran dana, Lina tidak membantah telah menerima sejumlah uang dari korban. Uang itu masuk ke rekening miliknya secara bertahap. Transfer pertama senilai Rp 20 juta, lalu Rp 30 juta, dan pembayaran terakhir mencapai Rp 230 juta. Nilai total yang diakui diterima terduga pelaku diperkirakan menyentuh angka Rp 550 juta. Korban menyerahkan uang tersebut karena percaya anaknya bisa menempuh pendidikan kedokteran sesuai kesepakatan yang telah dibicarakan bersama.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan itu. Pemeriksaan terhadap Lina terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain maupun keterlibatan pihak lain dalam praktik tersebut. Untuk proses hukum lebih lanjut, pelaku kemudian diserahkan ke Polres Tarakan agar diperiksa lebih intensif di wilayah tempat korban melapor.

Sumber: detik.com

ShareTweetShare

Related Posts

Aipda MA Positif Sabu, Terancam PTDH Usai Diduga Fasilitasi Transaksi Narkoba

Aipda MA Positif Sabu, Terancam PTDH Usai Diduga Fasilitasi Transaksi Narkoba

by redaksi
0

Lutimterkini- Mamuju — Aipda MA, seorang anggota kepolisian dari Polres Pasangkayu, Sulawesi Barat, dinyatakan positif mengonsumsi sabu setelah diamankan dalam...

Komisi II DPR Kunjungi Sulut, Wagub Beberkan Persoalan Perbatasan hingga Pertanahan

Komisi II DPR Kunjungi Sulut, Wagub Beberkan Persoalan Perbatasan hingga Pertanahan

by redaksi
0

Lutimterkini- Manado — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar...

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato, Tak Berpotensi Tsunami

by redaksi
0

Lutimterkini- Pohuwato — Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 pada Senin (12/10/2026) dini hari. Aktivitas deformasi...

Please login to join discussion

RECOMMENDED

Aipda MA Positif Sabu, Terancam PTDH Usai Diduga Fasilitasi Transaksi Narkoba

Aipda MA Positif Sabu, Terancam PTDH Usai Diduga Fasilitasi Transaksi Narkoba

Komisi II DPR Kunjungi Sulut, Wagub Beberkan Persoalan Perbatasan hingga Pertanahan

Komisi II DPR Kunjungi Sulut, Wagub Beberkan Persoalan Perbatasan hingga Pertanahan

  • 52.2M Fans
  • 134 Followers
  • 69.6k Followers
  • 206k Subscribers
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • PT Vale Indonesia Tbk  Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    PT Vale Indonesia Tbk Bakal Bangun Pabrik HPAL di Malili, Serap 6.000 Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSN Kawasan Industri Malili, Nilai Investasi Rp 221 T dan Bakal Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjelasan Ketua DPRD Lutim Soal Video Viral Dirinya Enggan Bersalaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News : 1 Warga Wawondula, Luwu Timur Positif Covid-19

    5517 shares
    Share 5517 Tweet 0
  • Breaking News : Tambah 9, Warga Lutim Positif Corona Jadi 11 Orang

    3743 shares
    Share 3743 Tweet 0
Info luwu timur

© 2021 NEWS

LUTIM TERKINI

  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Internasional
  • Bisnis
  • Science
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Regional
  • Sulsel
  • Travel
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2021 NEWS

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In