Lutimterkini- Jakarta — Sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang penumpang pria bersitegang dengan petugas MRT Jakarta ramai diperbincangkan di media sosial. Insiden itu bermula ketika pria tersebut diduga keberatan ditegur karena membawa sekaligus meminum minuman di dalam gerbong kereta. Dalam tayangan yang tersebar, dua petugas MRT tampak mendekati pria yang memegang minuman tersebut.
Larangan makan dan minum di area berbayar stasiun serta di dalam kereta Ratangga memang diberlakukan PT MRT Jakarta. Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, menyatakan aturan itu diterapkan demi menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban bersama. Ia menegaskan ketentuan tersebut berlaku di area berbayar stasiun maupun di dalam rangkaian kereta Ratangga.
Menanggapi rekaman yang viral, Rendy menjelaskan bahwa petugas saat kejadian tengah menjalankan tugas dengan mengingatkan pelanggan agar menaati aturan yang berlaku. Kendati demikian, ia menekankan bahwa petugas tetap dituntut mengedepankan sikap santun ketika menyampaikan imbauan kepada penumpang. Menurutnya, penyampaian imbauan harus dilakukan dengan cara yang menghormati pelanggan.
Dalam video yang beredar, petugas terlihat memberi teguran kepada pria pembawa minuman itu. Namun pria tersebut diduga merespons dengan adu mulut dan merekam kedua petugas menggunakan ponselnya. Unggahan itu menyebut penumpang tersebut kedapatan membawa dan mengonsumsi minuman, padahal aktivitas makan dan minum dilarang keras di area kereta demi menjaga kebersihan serta kenyamanan bersama.
Rekaman tersebut diunggah melalui akun Instagram dan langsung menarik perhatian warganet. Banyak pengguna media sosial menyoroti perilaku penumpang maupun cara petugas menegakkan aturan di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pria dalam video tersebut.
Di sisi lain, MRT Jakarta mengajak seluruh pelanggan untuk mematuhi tata tertib dan mengikuti arahan petugas selama berada di area stasiun maupun di dalam gerbong. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama pelanggan dalam menjaga kenyamanan serta ketertiban selama menggunakan layanan transportasi tersebut. Imbauan itu disampaikan Rendy dalam keterangannya pada Minggu (1/11).
Kasus ini menjadi pengingat bagi pengguna transportasi publik akan pentingnya mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Kebersihan dan kenyamanan bersama, menurut MRT Jakarta, hanya bisa terwujud apabila seluruh pihak saling menghormati ketentuan yang berlaku di area stasiun maupun di dalam kereta.
Sumber: CNN Indonesia






